Artikel Kuncup Ceria

"Pelayanan Layaknya Keluarga."

Alergi Pada Anak Kok Bisa kategori : Info Kesehatan

Alergi pada anak dapat terjadi ketika sistem imun tubuhnya bereaksi terhadap suatu zat pemicu atau alergen. Kondisi ini bisa menimbulkan berbagai gejala, baik yang bersifat ringan hingga berat. Sebagai langkah pencegahan, penting bagi orang tua untuk mengenali penyebab dan gejala alergi pada anak.  

Penyebab

Alergi umumnya terjadi pada anak-anak dan biasanya akan mereda seiring usia bertambah. Akan tetapi, pada beberapa orang, alergi yang diderita masih muncul meskipun sudah memasuki usia dewasa.

Beberapa jenis alergen yang dapat menyebabkan alergi adalah :

1.      Gigitan atau sengatan serangga, misalnya sengatan lebah.

2.      Makanan, seperti kerang, kacang-kacangan, makanan laut, atau susu.

3.      Partikel di udara, misalnya bulu hewan, tungau debu, atau serbuk sari.

4.      Obat-obatan, contohnya antibiotik penisilin .

5.      Zat yang bersentuhan dengan kulit secara langsung, seperti bahan kimia pada parfum, sabun, sampo, atau bahan lateks.

Faktor Risiko Alergi

Alergi lebih berisiko dialami oleh anak-anak. Selain itu, ada sejumlah faktor lain yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami reaksi alergi, yaitu :

1.      Memiliki anggota keluarga yang alergi terhadap zat tertentu.

2.      Tinggal di lingkungan dengan tingkat polusi tinggi.

3.      Merokok atau menjadi perokok pasif .

4.      Menderita penyakit infeksi.

5.      Memiliki daya tahan tubuh yang lemah.

Gejala Alergi

Gejala yang muncul akibat alergi tergantung pada jenis alergen dan bagaimana penderita melakukan kontak dengan alergen. Meski demikian, beberapa gejala alergi yang sering muncul adalah :

1.      Bersin-bersin, hidung gatal, berair dan tersumbat.

2.      Kulit memerah dan gatal.

3.      Kulit kering dan pecah-pecah.

4.      Mata memerah, gatal, dan berair.

5.      Pembengkakan di bibir, lidah, dan kelopak mata (angioedema).

6.      Sakit perut, muntah, dan diare.

7.      Batuk, bengek, dan sesak napas.