Artikel Kuncup Ceria

"Pelayanan Layaknya Keluarga."

Perkembangan Motorik Bayi kategori : Info Kesehatan

Perkembangan motorik bayi pada tahun pertama dan kedua kehidupannya akan terlihat begitu signifikan. Yang tadinya bayi hanya bisa terbaring di tempat tidur, lambat laun akan bisa duduk, berdiri, hingga berjalan sendiri.

Pada dasarnya, ada dua jenis kemampuan motorik bayi, yaitu motorik halus dan kasar. Kemampuan motorik halus melibatan gerakan-gerakan kecil, seperti menulis dan memasang kancing. Sementara itu, motorik kasar berkaitan dengan gerakan yang lebih besar, seperti berlari, menendang, dan berjalan.

Perkembangan motorik bayi, khususnya dari duduk hingga berjalan, harus didukung dan dirangsang dengan baik. Sebagai orang tua, Anda harus tahu kapan tanda-tanda ini mulai terlihat, sehingga kemampuan motorik Si Kecil terus berkembang dari waktu ke waktu.

Tahap perkembangan motorik setiap bayi bisa berbeda-beda. Namun, ada patokan dasar yang bisa menjadi pedoman bagi para orang tua untuk memantau perkembangan motorik bayi dari waktu ke waktu. Di antaranya adalah :

Newborn - 2 bulan :

Beberapa gerakan yang bisa dilakukan mulai dari tengkurap hingga mengangkat kepalanya.

3 - 6 bulan :

Pada rentang usia ini juga, bayi umumnya sudah mulai bisa duduk dengan bantuan orang terdekatnya.

7 – 10 bulan :

Bayi biasanya mulai bisa merangkak. Untuk merangsang kemampuan ini, letakkan mainan di dekat Si Kecil dan biarkan ia meraih barang tersebut.

10 bulan ke atas :

Ketika SI Kecil sudah bisa berdiri dengan kuat, bayi Anda biasanya akan mulai berjalan merambat sedikit demi sedikit melalui barang yang menjadi tumpuannya.